Ketumpang air ,tumpangan air ,suruhan atau jika orang sunda pada zaman saya masih kecil biasa menyebutnta babawangan ketika dijadikan mainan bermasak adalah merupakan gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. Dalam dunia pertanian gulma adalah merupakan tumbuhan yang kehadirannya tidak diinginkan, dengan ciri khas  pertumbuhannya cepat, mempunyai daya saing  kuat dalam memperebutkan faktor tumbuh, mempunyai kemampuan toleransi yang tinggi terhadap cekaman lingkungan, mampu berkembang biak secara generatif atau vegetative dengan baik dengan alat perkembangbiakan yang mudah tersebar dan bijinya dapat mengalami dormansi sehingga dapat bertahan hidup dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Ketumpang air mempunyai nama latin Pilea microphylla (L.) Liebm.


Manfaat Dan Khasiat Daun Tumpangan Air

Baca juga : Manfaat dan Khasiat Rumput Teki

Seperti apa bentuk dan ciri tanaman ini? Sebenarnya sederhana saja yaitu bisa dilihat dari ciri bantang berair dan terlihat seperti berdaging lunak. Daunnya hijau tebal serta sedikit rapuh dan sangat mudah untuk dihaluskan. Untuk perkembangbiakan, tanaman ini bisa diperbanyak dengan melakukan penyemaian biji yang sudah kering, sehingga dengan begitu tanaman ini tidak akan punah meskipun setiap hari diolah menjadi jamu.

Morfologi daun ketumpang air berbentuk seperti Love atau Jantung hati, seluruh bagian daun tumbuhan ini mengandung kadar air yang tinggi dan ukuran daun cukup tebal, dibagian atas seperti terdapat lapisan lilin sehingga daun tumbuhan ini mengkilap, warna dari daunnya yakni hijau. Batang mempunyai bentuk yang bulat namun seluruh bagian batang mengandung kadar air yang tinggi sama halnya daun tumbuhan ini. tinggi tumbuhan ini sekitar 10-20 cm, namun didaerah yang baik bisa mencapai 40 cm.

Tumbuhan yang tergolog dikotil ini mempunyai perakaran tunggang yang bercabang, sehingga tamak seperti perakaran yang serabut,  warna akar dari tumbuhan ini berwarna putih. Bunga mempunyai bentuk seperti buah lada, tersusun dalam rangkaian bulir dengan panjang 1-5 cm, bunga tumbuhan sirih cina ini tegak keatas dengan ujung bunga runcing. Ketumpang air ini mempunyai buah dan biji sangat kecil, buah tumbuhan ini berwarna hijau sedangkan biji dari tumbuhan ini berwarna coklat.



Ketumpang Air ini diketahu mengandung berbagai macam zat yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Kandungan kimia tanaman tersebut antara lain alkaloid, tanin, kalsium oksalat, lemak dan minyak atsiri. Tanaman ini bersifat pedas dan sejuk. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah seluruh bagian tanaman. Tumpang air memiliki efek farmakologis sebagai analgesik (pengurang rasa sakit), anti radang (anti-inflammatory) dan antibiotik. Manfaat tumpang air untuk pengobatan diantaranya mengobati bisul, Jerawat, radang kulit, abses, luka bakar, luka memar/luka terpukul, bengkak, pegal-pegal, gangguan kemih, sakit persendian karena rheumatik, penyakit ginjal, meredakan sakit kepala pada penderita demam, sakit perut, mengurangi asam urat, Meredakan nyeri spasmodik parah pada perut yang disebabkan oleh distensi (Kolik).

Manfaat Daun Tumpangan Air memang sudah umum dan banyak digunakan sebagai obat herbal yang kaya akan kegunaan. Beberapa khasiat dari daun tanaman tumpangan air ini dipercaya bisa menyembuhkan bengkak, gangguan pada saluran kemih, asam urat dan masih banyak lagi yang lainnya. Nah, untuk sekedar menambah wawasan terkait dengan tanaman obat, maka pada kesempatan ini kami akan mencoba untuk memberikan sedikit rangkuman terkait dengan fungsi tumpangan air sebagai obat.

Apa saja kandungan senyawa pada tumpangan air? Nah, jika anda melihat begitu banyaknya manfaat yang bisa didapat. Tentunya juga akan menimbulkan tanda tanya yaitu seputar kandungan senyawa alami pada tanaman ini. Dan jika dilansir dari berbagai sumber, tumpangan air mempunyai zat berupa minyak atsiri, lemak, alkaloid, dan kalsium oksalat. Dari senyawa inilah diperoleh jutaan khasiat yang baik untuk kesehatan tubuh.


Manfaat Daun Tumpangan Air Bagi Kesehatan

Obat Sakit Kepala pada Penderita Demam
15 lembar daun sirih cina/tumpangan air dicuci bersih, kemudian ditumbuk atau dilumatkan. Tempelkan ramuan tersebut pada pelipis kiri dan kanan. Cara lain yaitu dengan merebus 2 pohon tanaman segar berukuran kecil dengan tinggi 7—10 cm yang telah dicuci bersih dalam 300 ml (1.5 gelas) air hingga tersisa 1 gelas saja. Setelah dingin (hangat) minum air ramuan tersebut 1 gelas sekali minum. Lakukan pengobatan sehari 2 kali dengan dosis yang sama.

Obat Abses, Bisul, Jerawat dan Radang Kulit
Dua rumpun pohon tanaman segar ukuran kecil (tingginya 7—10 cm tinggi) dicuci hingga bersih. Kemudian direbus dengan 1.5 gelas air (300 ml) hingga tersisa 1 gelas. Minum aimya sekaligus 1 gelas selagi hangat. Lakukan pengobatan sehari 2 kali dengan dosis yang sama.

Obat Sakit Perut
Ambil tanaman tumpangan air segar secukupnya. Kemudian dicuci dan dilumatkan atau ditumbuk hingga halus. Peras ramuan tersebut menggunakan kain bersih. Lalu diminum airnya.

Mengobati Luka Bakar dan Luka Memar
Ambil tanaman segar secukupnya, kemudian dicuci hingga bersih. Lumatkan atau ditumbuk hingga halus, lalu tempelkan ramuan pada bagian tubuh yang sakit. Lakukan beberapa kali dalam sehari hingga sembuh.

Obat Sakit Ginjal
Cuci bersih tanaman segar berukuran kecil (tingginya 7—10 cm tinggi). Rebus tanaman dengan 1,5 gelas air (300 ml) hingga tersisa 1 gelas. Minum aimya sekaligus selagi hangat. Lakukan pengobatan sehari 2 kali, masing-masing 1 gelas. Buat ramuan baru setiap kali melakukan pengobatan.

Manfaat Dan Khasiat lainnya dari Daun Tumpangan Air Bagi Kesehatan :
-Obat herbal untuk menyembuhkan penyakit gangguan saluran kemih (ISK).
-Bersifat analgetik yang kemampuannya sangat baik dalam mengatasi pusing dan mengurangi nyeri (sakit).
-Membantu membersihkan jerawat pada wajah, sehingga kulit tampak halus dan bersih merona.
-Mencegah terjadinya peradangan atau bengkak (anti-inflamasi).
-Mengobati pegal linu, capek, lemas dan mengembalikan stamina tubuh yang hilang.
-Meringankan gejala rematik khususnya rasa nyeri pada persendian.
-Mengurangi gejala yang disebabkan oleh asam urat.
-Menguatkan sistem imun tubuh sehingga tidak mudah sakit.
-Sebagai antibiotik alami yang berfungsi untuk membunuh kuman serta bakteri pada tubuh.


Cara membuat dan pengolahan tanaman tumpang air

Sebenarnya sangat sederhana dan bisa dilakukan sendiri dengan mudah. Daun dari tumpangan air bisa diolah menjadi jamu dan juga masker wajah yang tentunya manfaat dan kegunaan tidak beda jauh. Untuk konsumsi, cukup sediakan beberapa lembar daun kemudian direbus dengan air secukupnya. Sedangkan penggunan sebagai masker bisa dihaluskan terlebih dahulu kemudian dibalurkan pada seluruh area wajah secara merata. Bersihkan jika masker sudah mulai mengering.