Tanaman sisik naga mempunyai nama ilmiah Drymoglossum piloselloides L. Tanaman ini hidup menempel pada tanaman lain seperti benalu namun tanaman ini tidak merugikan tanaman yang ditumpanginya. Pyrrosia adalah marga paku-pakuan epifit merambat anggota suku Polypodiaceae. Ada sekitar 100 jenis (spesies) yang termasuk ke dalam marga ini.Anggota-anggotanya kerap tumbuh rapat menutupi batang pohon sehingga dapat menjadi gulma karena menghambat pertumbuhan bunga atau buah di perkebunan. Beberapa jenis berdaun kecil dikenal sebagai sisik naga, picisan (bahasa Jawa) atau duduitan (bahasa Sunda) karena bentuk daunnya yang mirip uang koin.


Sisik Naga Manfaat dan Cara Mengolahnya

Habitat hidup tanaman ini biasanya di daerah lembab, hutan dan sekitar sawah. Bentuk daun kecil yang menyerupai sisik yang menempel pada kayu sehingga orang-orang menjulukinya sisik naga. Tanaman obat ini juga mempunyai manfaat menyembuhkan berbagai jenis penyakit.Jenis penyakit yang disembuhkan seperti keputihan (leukore), kanker payudara, perdarahan pada perempuan, rematik, perdarahan, mimisan, berak darah,  sakit perut, disentri, kencing nanah, dan TBC kulit dengan pembesaran kelenjar getah bening.


Baca juga : Kunyit Tanaman Berkhasiat Legendaris


Rasa daun sisik naga adalah manis sedikit pahit dan terasa dingin.Khasiat dari sisik naga dapat dimanfaatkan sebagai Antiradang, menghilangkan nyeri (analgesik), pembersih darah, penghenti perdarahan (hemostatis), memperkuat paru-paru, dan obat batuk (antitusif). Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian Ekstrak alkohol daun sisik naga mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan Escherichia coli, sedangkan ekstrak alkohol dan ekstrak airnya dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus aureus (L. Nuraini Susilowati, FF UGM, 1988).Zat yang terkandung pada tanaman sisik naga adalah minyak asiri, sterol/triterpen, fenol, flavonoid, tanin dan gula.


Khasiat dan Cara pengolahan memanfaatkan tanaman sisik naga untuk kesehatan tubuh manusia :

Penyakit Radang Gusi

Cuci daun sisik naga secukupnya sampai bersih lalu kunyah. Biarkan kunyahan tersebut cukup lama di bagian gusi yang meradang. Selanjutnya, buang ampasnya. Lakukan 3-4 kali sehari, sampai sembuh.

Penyakit Rheumatik

Cuci 15-30 gram daun sisik naga segar, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Sakit Kuning (Liver)

Cuci bersih 15-30 gram daun sisik naga segar sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin, saring dan air saringannya siap untuk diminum, sehari 3 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Penyakit Sariawan

Cuci 1 genggam daun sisik naga sampai bersih lalu rebus dalam 2 gelas air sampai mendidih (selama 15 menit). Gunakan air saringannya untuk berkumur selagi hangat. 

Menghentikan Perdarahan 

Cuci 30 gram daun sisik naga segar lalu giling sampai halus. Selanjutnya peras dan saring lalu air saringannya diminum. Lakukan 3 kali sehari sampai sembuh.

TBC paru-paru disertai batuk darah

Cuci bersih 30 gram daun sisik naga segar. Rebus daun dalam 3 gelas air hingga airnya tersisa 1 gelas. Minum ramuan 2 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Kanker Payudara

Cuci bersih 50 gram daun sisik naga segar. Rebus daun dalam 3 gelas air hingga airnya tersisa 1 gelas. Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Penyakit Kulit

Giling daun sisik naga segar sampai halus lalu bubuhkan ke tempat yang sakit pada penyakit-penyakit kulit, seperti kudis, kurap, radang kulit bernanah, radang kuku, atau luka berdarah.